Nama : Arnora Mardiansyah
NPM : 2215061015
SISTEM OPERASI
Terdapat banyak spekulasi mengenai pengertian sistem operasi komputer. Namun, dari ragam pendapat, sistem operasi adalah sistem yang terdiri atas berbagai komponen kerja hingga metode yang digunakan untuk memerintah dan menjalankan perangkat sesuai keinginan pengguna.
Singkatnya, sistem operasi merupakan sebuah software atau perangkat lunak sistem untuk mengelola sumber (resources) ke hardware agar dapat beroperasi secara optimal dan memudahkan interaksi dengan brainware (user).
Secara sederhana, hubungan antara software sistem operasi dengan komputer saling membutuhkan satu sama lain. Tanpa sistem operasi, maka komputer tidak dapat menjalankan program, sebaliknya pada sistem operasi tanpa komupter tentu tidak ada gunanya.
A. FUNGSI PENTING SISTEM OPERASI
Terdapat beberapa fungsi dan peranan penting dari keberadaa sistem operasi selain sebagai “nyawa” komputer., berikut ulasannya:
1. Menjalankan Operasi Dasar
Sistem operasi memiliki fungsi utama menjalankan operasi atau pemrogaman dasar pada komputer. OS atau sistem operasi sebagai dasar bagi perangkat lunak lain untuk beroperasi.
2. Mengatur Kinerja Perangkat
Selain sebagai operasi dasar, OS bertindak sebagai resource manager dalam komputer, tujuannya mengontrol fungsi dari hardware, seperti memory card, hard disk, CPU dan perangkat keras penunjang lainnya. Bahkan, OS diatur menjadi starter penghubung aplikasi lain dengan hardware.
3. Menyimpan Program atau Aplikasi
Beragam aplikasi dalam komputer bukan hanya tersimpan dalam ruang penyimpanan, melainkan berada di dalam sistem operasi. Secara tak langsung aplikasi tersebut melekat pada OS dan hanya bisa dijalankan jika OS beroperasi.
4. Menampilkan Visualisasi Laman
Tampilan laman pada layar komputer atau smartphone rupanya berasal dari pengolah sistem operasi. OS dengan cerdas akan mengolah bahasa pemrogaman dari CPU, kemudian ditampilkan dalam bentuk grafis, teks, video, audio sesuai dengan yang ada pada laman tersebut.
5. Mengamankan Program
Sistem operasi definisinya tidak hanya sebagai perangkat lunak, melainkan membawa fungsi penting sebagai sistem pengaman ketika user sedang menjalankan suatu program. Hal ini sangat dibutuhkan untuk mencegah malware dan kejahatan cyber lainnya.
Jenis-Jenis Sistem Operasi
Setelah
Anda berhasil memahami sistem operasi: definisi dan fungsi,
selanjutnya mengenal berbagai jenisnya berikut ini:
1.
Distributed OS
Sistem
operasi distribusi menggunakan processor di berbagai mesin,
tujuannya memudahkan komputasi yang akan diberikan pada user secara cepat dan
akurat.
2.
Batch OS
Sistem
operasi ini menyatukan beberapa pekerjaan, sehingga lebih efisien dan
terselesaikan lebih cepa dan tidak memberatkan implementasinya.
3.
Mobile OS
Digunakan
pada kebutuhan perangkat mobile, seperti Android dan iOS pada smarthphone untuk
memberikan fungsi sama.
4.
Multitasking OS
Sistem
multitasking sistem operasi ini dapat digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan
secara bersamaan dalam satu perangkat CPU.
5.
Network OS
Ketika
menggunakan jaringan, OS berperan mengatur data dan kemanan user.
6.
Real Time OS
Interval
waktu tunggu pemrosesan lebih sedikit dengan respons input yang kecil, sehingga
akses lebih cepat.
Contoh Sistem Operasi
Beberapa
contoh sistem operasi berikut ini tentu pernah atau sering Anda gunakan,
berikut daftarnya:
- Microsoft
windows: tampilan menarik dan mudah dioperasikan, menjadikan Ms.windows
sebagai OS paling banyak digunakan.
- Linux: OS
ini dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan oleh user untuk
optimalisasi program.
- Mac OS:
sistem operasi khusus buatan Apple Computer hanya dapat digunakan pada
macintosh.
- Chrome OS:
sistem operasi satu ini paling populer saat ini berkat kecepatan loading-nya.
0 Komentar